Bumper mobil yang renggang biasanya terlihat dari adanya celah antara bemper dan body mobil. Kondisi ini tidak selalu berarti bemper harus diganti, karena penyebabnya bisa saja hanya klip yang lepas, bracket longgar, atau dudukan yang bergeser. Menentukan cara merapatkan bemper mobil yang renggang perlu disesuaikan dengan penyebab dan kondisi bagiannya.
Jika bemper hanya terlepas dari dudukan dan tidak mengalami kerusakan, Anda dapat memperbaikinya sendiri. Namun, jika terdapat bracket patah, bemper retak, atau body mobil berubah posisi akibat benturan, pemeriksaan teknisi lebih disarankan.
Baca juga: CARA MENDEMPUL MOBIL YANG BENAR UNTUK MENGATASI BARET, PENYOK, DAN BODI TIDAK RATA
Bemper Mobil Renggang? Ini Beberapa Penyebabnya
Ada beberapa kondisi yang dapat membuat bumper mobil tidak lagi menempel rapat pada body, di antaranya:
Klip atau pengunci lepas: Klip berfungsi menahan bemper pada posisi yang tepat. Jika terlepas atau patah, bemper dapat terlihat renggang.
Bracket rusak: Bracket adalah dudukan yang membantu mengikat bemper ke body mobil. Benturan atau penggunaan dalam waktu lama dapat membuatnya rusak.
Pernah mengalami benturan: Benturan dapat membuat bemper bergeser, penyok, atau merusak dudukan di belakangnya.
Sering melewati jalan rusak: Getaran berulang dari jalan berlubang atau berbatu bisa membuat pengikat bemper perlahan longgar.
Pemasangan kurang tepat: Bemper yang pernah dibongkar tetapi tidak dipasang kembali dengan posisi yang sesuai juga dapat menimbulkan celah.
Peralatan yang Dibutuhkan untuk Merapatkan Bemper Mobil
Peralatan yang diperlukan tergantung pada kondisi dan model mobil. Yang terpenting, pastikan alat yang digunakan sesuai agar kepala sekrup dan bagian bodi tidak rusak. Pada umumnya, Anda mungkin membutuhkan:
Obeng atau kunci yang sesuai dengan sekrup bemper.
Klip atau pengunci pengganti
Bracket pengganti jika komponen lama rusak.
Senter untuk memeriksa bagian belakang bemper.
Cara Merapatkan Bemper Mobil yang Renggang
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa bemper masih dalam kondisi baik, Anda dapat mengikuti langkah berikut.
1. Lepaskan Bemper dengan Hati-Hati
Buka sekrup dan pengunci yang menahan bemper. Jangan menariknya secara paksa karena masih mungkin terdapat klip atau kabel yang terhubung.
Jika terdapat lampu foglamp, sensor, atau kabel lain pada bemper, lepaskan dengan hati-hati. Sebaiknya perhatikan posisi setiap kabel agar tidak salah saat memasangnya kembali.
2. Periksa dan Atur Kembali Dudukannya
Setelah bemper dilepas, periksa posisi lubang sekrup dan dudukannya. Jika hanya bergeser, posisikan kembali agar sejajar dengan titik pemasangan pada body mobil.
Untuk klip yang hanya terlepas, pasang kembali pada tempatnya. Jika klip sudah patah, jangan dipaksakan karena bemper dapat kembali renggang.
3. Ganti Klip atau Bracket yang Rusak
Klip atau bracket yang rusak sebaiknya diganti dengan komponen yang sesuai. Pastikan ukurannya dan titik pemasangannya cocok dengan model mobil.
Jika dudukan bemper patah, penanganannya membutuhkan lebih banyak ketelitian. Jangan mengandalkan lem atau pengikat permanen sebagai solusi utama karena bagian tersebut harus mampu menahan posisi bemper dengan kuat.
4. Pasang Kembali Bemper
Setelah semua dudukan siap, pasang bemper kembali ke posisi semula. Pastikan posisi bemper sudah sejajar sebelum seluruh sekrup dikencangkan.
Pasang kembali klip, sekrup, kabel, dan komponen lain yang sebelumnya dilepas. Hindari memaksa bemper masuk ke posisi tertentu karena bisa membuat klip atau dudukan kembali rusak.
5. Pastikan Celah Bemper Sudah Rapat
Setelah pemasangan selesai, lihat bemper dari beberapa sisi. Bandingkan celah di bagian kiri dan kanan serta pastikan tidak ada bagian yang terlihat turun atau menonjol.
Tekan bemper secara perlahan untuk memastikan dudukannya tidak mudah bergerak. Periksa juga kembali lampu dan kabel yang sebelumnya dilepas.
Baca juga: PERLUKAH MOBIL BARU DI ANTI KARAT? INI JAWABAN, MANFAAT, DAN PENJELASAN LENGKAPNYA
Bemper Mobil Renggang, Perlu ke Bengkel atau Tidak?
Tidak semua kondisi bumper mobil renggang cocok diperbaiki sendiri. Sebaiknya serahkan kepada teknisi jika:
Bemper retak atau patah cukup parah.
Bracket atau dudukan mengalami kerusakan berat.
Body mobil berubah posisi setelah benturan.
Bemper tetap renggang setelah klip dan sekrup diperbaiki.
Bemper terasa sangat longgar atau mudah bergerak.
Anda tidak yakin dengan cara membongkar dan memasangnya kembali.
Pemeriksaan oleh mekanik berpengalaman mungkin diperlukan supaya semua kerusakan bisa terdeteksi. Jika bemper renggang terjadi setelah sebuah kecelakaan, bagian dalam bemper juga mungkin mengalami baret atau penyok. Jadi, pemeriksaan lebih lengkap di bengkel bisa jadi pilihan yang lebih bijak dalam kondisi ini.
Saatnya Berikan Proteksi Ekstra untuk Eksterior Mobil Anda
Setelah bemper kembali rapi, menjaga kondisi eksterior mobil juga penting agar tampilannya tetap terawat dan terlindungi dari berbagai faktor penggunaan harian. Jika Anda ingin memberikan perlindungan tambahan pada cat sekaligus membuat tampilan mobil lebih mengilap, layanan nano ceramic coating dari TJM Auto Care bisa menjadi salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan.
Tersedia beberapa pilihan Paket Nano Ceramic Coating menarik yang termasuk layanan detailing interior, eksterior, perawatan pada kaca mobil. Jadi, pilih paket yang paling sesuai dengan kondisi dan kebutuhan mobil Anda lalu segera booking paket servisnya untuk memberikan perlindungan ekstra pada eksterior mobil Anda. Cabang TJM Auto Care saat ini tersedia di banyak kota besar di Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Jogja, Surabaya, Bali, Balikpapan, Pekanbaru, hingga Samarinda.



