13 Oleh-Oleh Khas Palembang Selain Pempek yang Wajib Dicoba
HomeBlogTips Perjalanan13 Oleh-Oleh Khas Palembang Selain Pempek yang Wajib Dicoba

13 Oleh-Oleh Khas Palembang Selain Pempek yang Wajib Dicoba

Kamis, 29 Oktober 2026

Bukan hanya pempek, Palembang ternyata juga punya banyak oleh-oleh khas menarik lainnya. Berikut pilihan oleh-oleh khas palembang selain pempek, dari kemplang, tekwan, hingga songket.

Pempek memang menjadi ikon kuliner Palembang, tetapi pilihan oleh-oleh khas Palembang selain pempek sebenarnya cukup beragam. Anda bisa menemukan camilan gurih seperti kemplang dan kerupuk ikan, makanan olahan seperti sambal lingkung, hingga kue tradisional, lempok durian, kopi lokal, dan kain khas Palembang.

Bagi wisatawan, pilihan tersebut juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Jika perjalanan pulang cukup jauh, misalnya, oleh-oleh yang relatif kering dan mudah dikemas tentu lebih praktis dibanding makanan yang membutuhkan penyimpanan dingin. Berikut beberapa rekomendasi yang bisa dipertimbangkan.

Baca juga: 8 Oleh-Oleh Khas Medan yang Tahan Lama dan Praktis untuk Dibawa Pulang

Oleh-Oleh Khas Palembang Selain Pempek, Apa Saja Pilihannya?

Juadah basah 20240411 131944

Kue Maksuba - Sumber: Swarabakti, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons

Palembang memiliki tradisi kuliner yang banyak menggunakan ikan, sagu, durian, serta bahan lokal lainnya. Tidak heran jika pilihan buah tangan dari kota ini cukup beragam, mulai dari makanan ringan hingga produk budaya yang bisa dibawa pulang.

1. Kemplang

Kemplang merupakan kerupuk ikan yang identik dengan Palembang dan Sumatera Selatan. Teksturnya renyah dengan rasa gurih, sementara kemplang panggang memiliki aroma smoky karena dibuat di atas bara.

Selain enak dijadikan camilan, kemplang relatif praktis untuk dibawa bepergian karena bentuknya kering dan ringan. Kemasan yang rapat juga membantu menjaga tekstur dan kualitasnya selama perjalanan.

2. Kerupuk Pecah Seribu

Sesuai namanya, kerupuk ini memiliki tekstur yang sangat renyah dan mudah hancur ketika digigit. Ukurannya relatif kecil sehingga praktis dikemas dan dibawa dalam jumlah banyak.

Kerupuk pecah seribu bisa menjadi pilihan oleh-oleh untuk dibagikan kepada keluarga atau teman karena ringan dan tidak membutuhkan banyak ruang. Agar tetap renyah, pilih kemasan yang tertutup rapat dan hindari menyimpannya di tempat lembap.

3. Tekwan Kering

Tekwan biasanya dikenal sebagai hidangan berkuah yang dibuat dari olahan ikan dan sagu, lalu disajikan bersama kuah kaldu udang. Untuk oleh-oleh, tersedia versi kering atau instan yang lebih praktis.

Tekwan kering dapat dimasak kembali di rumah sehingga Anda tetap bisa menikmati cita rasa hidangan Palembang tanpa membawa makanan berkuah selama perjalanan.

4. Sambal Lingkung

Sambal lingkung merupakan olahan ikan yang teksturnya menyerupai abon. Rasanya gurih dengan bumbu yang cukup kuat dan cocok disantap bersama nasi atau dijadikan pelengkap makanan. Karena berbentuk kering, produk ini relatif mudah dikemas sebagai buah tangan dari perjalanan Anda di Palembang.

5. Ikan Salai

Ikan salai dibuat melalui proses pengasapan sehingga menghasilkan daging yang lebih kering dan aroma smoky yang khas. Oleh-oleh ini biasanya tidak langsung dimakan, melainkan diolah kembali menjadi hidangan seperti pindang atau gulai. Bagi Anda yang ingin membawa pulang bahan makanan khas daerah, ikan salai bisa menjadi pilihan menarik.

6. Lempok Durian

Pencinta durian bisa memilih lempok sebagai alternatif oleh-oleh. Makanan ini memiliki tekstur padat dan kenyal menyerupai dodol, dengan rasa serta aroma durian yang cukup kuat.

Lempok juga relatif praktis untuk dibawa karena tidak berupa makanan berkuah. Meski demikian, ketahanannya tetap dipengaruhi bahan, kemasan, suhu, dan cara penyimpanan.

7. Tempoyak

Tempoyak dibuat dari daging durian yang difermentasi dengan garam. Hasilnya memiliki rasa asam dan aroma durian yang khas. Di Sumatera Selatan, tempoyak kerap digunakan sebagai bahan masakan atau sambal.

Oleh-oleh ini cocok untuk Anda yang ingin membawa pulang cita rasa lokal yang lebih autentik. Karena aromanya kuat, sebaiknya pilih kemasan yang benar-benar kedap dan pisahkan dari barang lain selama perjalanan.

8. Kue Maksuba

Maksuba merupakan kue tradisional Palembang dengan tekstur lembut, padat, dan legit. Kue ini dikenal menggunakan bahan seperti telur dan susu serta dibuat dalam lapisan-lapisan.

Maksuba cocok sebagai buah tangan untuk keluarga karena bisa dinikmati bersama. Sebelum membeli, perhatikan tanggal produksi serta petunjuk penyimpanan agar kualitasnya tetap terjaga selama perjalanan, terutama jika harus dibawa dalam waktu cukup lama.

9. Songket Palembang

Tidak semua oleh-oleh harus berupa makanan. Songket Palembang merupakan kain tenun tradisional yang dihiasi motif dan benang berwarna khas, termasuk benang emas atau perak pada jenis tertentu. Songket dapat menjadi buah tangan bernilai budaya dan cocok diberikan sebagai hadiah khusus.

10. Engkak Ketan

Engkak ketan merupakan kue berlapis yang dibuat menggunakan tepung ketan, santan, dan telur. Teksturnya cenderung kenyal dan legit, dengan perpaduan rasa manis dan gurih. Kue tradisional ini bisa menjadi alternatif jika Anda ingin membawa oleh-oleh manis yang berbeda dari pempek atau makanan berbahan ikan.

11. Bolu Kojo

Bolu kojo dikenal dengan warna hijaunya yang berasal dari penggunaan pandan atau suji serta aroma yang khas. Teksturnya cenderung lebih padat dibandingkan bolu modern pada umumnya.

Kue ini cocok dijadikan buah tangan untuk dinikmati bersama teh atau kopi setelah sampai di rumah. Karena termasuk kue, perhatikan kondisi produk dan masa simpannya sebelum dibawa untuk perjalanan jauh.

12. Kue Delapan Jam

Kue delapan jam merupakan salah satu kue tradisional Palembang yang proses pembuatannya membutuhkan waktu lama. Teksturnya padat dan lembut dengan rasa manis. Karena proses pembuatannya cukup panjang, ketersediaannya bisa berbeda-beda.

13. Kain Jumputan

Kain jumputan dibuat menggunakan teknik ikat celup sehingga menghasilkan motif dan warna yang khas. Dibandingkan songket, kain ini lebih mudah digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, misalnya sebagai pakaian atau selendang.

Baca juga: 16 Oleh-Oleh Khas Malang Kekinian yang Wajib Dibawa Pulang

Tips Membawa Oleh-Oleh agar Tetap dalam Kondisi Baik Sampai Tujuan

Gunakan kardus atau pelindung tambahan untuk makanan yang mudah hancur seperti kerupuk. Produk yang berpotensi bocor sebaiknya ditempatkan dalam kantong atau wadah tambahan.

Untuk makanan yang membutuhkan suhu dingin, gunakan media penyimpanan yang sesuai dan jangan meninggalkannya terlalu lama dalam kondisi yang tidak direkomendasikan. Jika membeli oleh-oleh menjelang perjalanan, tanyakan langsung kepada penjual mengenai penyimpanan selama perjalanan.

Dengan cara ini, Anda bisa memilih oleh-oleh bukan hanya berdasarkan rasa, tetapi juga mempertimbangkan kondisi perjalanan dan tujuan setelah sampai.

Setelah Berburu Oleh-Oleh, Jangan Lupa Cek Kondisi Mobil

Setelah puas berburu oleh-oleh khas Palembang, pastikan kondisi mobil tetap nyaman untuk perjalanan berikutnya dengan mengunjungi TJM Auto Care Palembang di Jl. Soekarno Hatta No.050, RW No.RT.011, Karya Baru, Kota Palembang, yang melayani pemeriksaan dan perawatan kaki-kaki, rack steer, shockbreaker, steering, hingga berbagai kebutuhan servis mobil lainnya. Tim mekanik di bengkel mobil palembang ini akan membantu melakukan pengecekan dan menentukan tindakan sesuai kondisi kendaraan, termasuk untuk gejala yang muncul seperti bunyi pada kaki-kaki, setir yang tidak stabil, atau mobil yang terasa bergoyang.

Buat perjalanan Anda lebih tenang dengan booking servis di cabang TJM Auto Care terdekat dari lokasi Anda. Cabang TJM Auto Care saat ini tersedia di lebih dari 20 kota di Indonesia, mulai dari Jakarta, Bandung, Surabaya, Jogja, Bali, Samarinda, hingga Balikpapan. Dengan demikian, Anda dapat dengan mudah menemukan layanan perawatan mobil profesional yang sesuai kebutuhan di berbagai wilayah.